Ensiklopedia Peranakan Unggas > Bebek > Bebek Faroe

Bebek Faroe Facebook Twitter LinkedIn

Deskripsi ras

Bebek Faroe adalah peranakan bebek yang tangguh dan tua. Akan tetapi, foto lama dari Kepulauan Faroe seringkali menunjukkan Bebek Faroe mencari makan di sungai atau pesisir pantai. Hingga abad ke-20, setiap rumah tangga memelihara ayam betina dan bebek, sehingga ada lebih banyak unggas daripada penghuni kepulauan tersebut. Di pedesaan Faroe, bebek dipelihara dengan bebas karena tidak ada serigala atau predator lainnya di sana. Orang-orang tidak perlu memberikan makan banyak karena bebek Faroe mencari sendiri makanannya dengan rajin, dan dapat menghasilkan daging yang cukup banyak meskipun mereka hanya makan sedikit. Sejak awal abad ke-20, populasi Bebek Faroe menurun. Alasannya adalah mereka hanya seberat 1 hingga 1,3 kilogram ketika disembelih dan dibersihkan organ dalamnya. Sehingga, Bebek Faroe yang mandiri pun digantikan oleh Bebek Peking. Bebek Peking memiliki lebih banyak daging, tetapi harus makan makanan yang lebih baik. Bebek Faroe terdiri atas beragam jenis warna – corak abstrak, putih, hitam berdada putih. Bebek Faroe sangat terancam punah. Hanya ada kurang dari 2000 bebek di Kepulauan Faroe.

Bebek Faroe

Warna bulu burung banyak warna

Berat
bebek jantan 2 kg
bebek betina 1,8 kg

Negara asal Kepulauan Faroe

Produksi telur per tahun 60 telur

Berat telur 50 g

Warna telur putih

Kegunaan daging

Ukuran ring
bebek jantan 15 mm
bebek betina 15 mm

Galeri Foto


Registrasi pada milis

Email Anda:
Negara Anda
Bahasa Anda

Antispam:


Acehnese, Balinese, Banjarese, Batak, Betawi, Bugis, Javanese, Madurese, Minahasa, Minangkabau, Bahasa Melayu, Sasak, Sundanese translator wanted

Copyright © Ensiklopedia Peranakan Unggas, 2011–2023. Hak cipta dilindungi
Peta situs – Daftar seluruh peranakan unggas
Terakhir diperbarui: 20. November 2022